Mata uang digital saat ini semakin banyak diminati oleh kalangan masyarakat luas, utamanya bagi mereka para investor. Banyak yang mulai terjun dalam investasi mata uang digital, seperti contohnya investasi bitcoin, yang mana dalam dunia crypto terdapat istilah staking.

Mungkin beberapa dari Anda yang masih terbilang baru terjun atau mungkin belum pernah terjun sama sekali di dunia kriptografi bingung dengan istilah tersebut. Staking crypto adalah sebuah aktivitas yang sangat menguntungkan bagi para pengguna aset dengan memfasilitasi transaksi maupun aktivitas yang terjadi pada sistem blockchain. Sementara untuk mengetahui info lebih lanjut, simak ulasan di bawah ini hingga tuntas !

Apa itu yang Dimaksud dengan Staking Crypto ?

Dalam staking ini investor nantinya perlu untuk mengunci dan menyimpan aset mereka di dalam dompet digital untuk melakukan verifikasi nilai aset. Staking pada umumnya ditawarkan untuk jangka waktu beberapa tahun, bulan atau bahkan minggu.

Selama proses penawaran, uang digital yang disimpan atau terkunci tersebut tidak bisa diambil hingga akhirnya masa selesai. Semakin lama jangka waktu dari aset yang diambil, maka persentase keuntungan yang diperoleh umumnya juga akan jauh lebih besar.

Bisa dianalogikan bahwa disini staking merupakan deposito. Dalam hal ini Anda akan memperoleh bunga untuk aset yang disimpan dalam jangka waktu tertentu yang sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat.

Hasil yang didapat dalam staking ini bukanlah mata uang fiat, namun disini berupa mata uang sejenis seperti crypto yang tengah di staking. Dengan kata lain, di sini stacking merupakan cara mudah untuk para investor memperoleh keuntungan tambahan atau pasif income sembari mereka menunggu nilai crypto mengalami kenaikan untuk jangka panjang.

Nantinya Anda hanya memerlukan modal 1 mata uang digital saja. Tapi di sini keuntungannya tentu akan berbeda dengan mining crypto yang memerlukan biaya listrik. Serta peralatan yang cukup mahal. Di sini secara tidak langsung investor staking juga turut membantu dalam menjaga efisiensi dan juga keamanan blockchain crypto.

Namun perlu untuk Anda ketahui,  bahwa staking ini bukan kegiatan yang disini tidak mengandung resiko sama sekali. Terdapat beberapa mekanisme yang nantinya mengharuskan para investor untuk hanya menyimpan token di dompet milik bursa.

Anda akan berpotensi untuk kehilangan akses dari crypto oleh karena peretasan. Staking memang sangatlah rentan untuk diretas jika dibandingkan dengan aktivitas di bursa. Namun meski begitu keuntungan yang diberikan oleh kegiatan staking ini memang terbilang cukup banyak.

Karena memang ketika melakukan kegiatan tersebut, maka Anda bisa memperoleh penghasilan pasif tanpa di sini harus melakukan penambangan atau trading di aset kripto. Staking ini juga dikenal sebagai aktivitas yang mempunyai resiko yang cukup kecil jika dibanding dengan penambangan maupun trading yang lainnya.

Dan untuk memulai kegiatan staking coin ini, Anda hanya akan memerlukan modal yang kecil. Selain itu kelebihan yang bisa Anda peroleh dengan staking koin tersebut tidak memerlukan komponen komputer dengan teknologi mutakhir. Hal ini berbeda dengan kegiatan penambangan yang memang memerlukan peralatan canggih.

Bagian dari staking coin yaitu blockchain juga mempunyai banyak sekali manfaat. Seperti contohnya di bidang keamanan sistem, berfungsi untuk menyimpan data transaksi yang jauh lebih aman serta mudah teraplikasi dalam proses penyimpanan data secara medis. Sistem blockchain adalah jenis sistem yang terbukti aman oleh karena terdapat faktor penggunaan kriptografi di dalamnya.