Banyak Drakor baru di masa pandemi bermunculan, jumlah peminat Drakor meningkat selama pandemi. Bahkan sebelum drama tersebut tayang, banyak orang sudah menunggu.
Salah satunya ada drama Korea Start-Up nih! Di ujung tahun 2020, Start-Up menjadi bahan perbincangan di media sosial. Kisah cinta segitiga yang dibalut bisnis dan teknologi dalam drama bisa membius banyak orang dan menjadi fenomena di Indonesia.
Selama kisah drama ini, netizen ramai membahas dua karakter yang berhasil merebut hati penonton Drakor. Ada Nam Joo Hyuk sebagai pemeran utama bernama Nam Do San dan Kim Seon Ho sebagai pemeran pendukung yang memerankan Han Ji Pyeong.
Ketika persaingan Nam Do San dan Han Ji Pyeong memenangkan hati Seo Dal Mi yang diperankan oleh Bae Suzy, terjadilah kisah cinta segitiga yang justru menarik perhatian bahkan menimbulkan keriuhan diantara penggemar Drakor tersebut.
Start-Up membelah netizen dengan adanya Tim Nam Do San dan Tim Han Ji Pyeong. Media sosial menjadi riuh oleh kedua kubu tersebut. Mereka saling menjagokan idola masing-masing untuk bisa berakhir bahagia pada episode terakhir.
Fenomena ini dianggap sebagai gambaran lain dari kemampuan Drakor untuk menenggelamkan penonton dalam cerita dan menghasilkan hal-hal positif untuk drama tersebut.
Nyatanya, fenomena Start-Up tidak berhenti dengan siapa yang lebih layak bersama Seo Dal Mi. Tetapi, hal itu juga menarik perhatian pihak lain yang selama ini terkesan jauh dari citra “pecinta K-Drama”.
Selain itu banyak akun di media sosial yang biasanya membahas bisnis, investasi dan teknologi juga ikut membahas drama Start-Up, tentunya dari sudut pandang masing-masing.
Misalnya, mulai dengan tips berbisnis startup, tips bermain saham ala Han Ji Pyeong, atau mempelajari ketekunan dari sosok Nam Do San dan Seo Dal Mi. Tidak hanya itu, meningkatnya penjualan merchandise bertema Start-Up, menunjukan betapa populernya drama tersebut di tengah pasar serial global.
Di samping drama Korea Start-Up yang ramai diperbincangkan dan selalu menjadi trending di media sosial. Tetapi, menurut data Nielsen Korea Start-Up gagal meraih rating tertinggi sepanjang penayangan,